image: sites.google.com
Inspirasi
itu memang sangat sulit sekali ditebak, bahkan kita tidak bisa menetukan kapan
ia harus datang. Akan tetapi kita bisa mengundangnya. Banyak sekali hal-hal
yang bisa mendatangkan inspirasi. Kita bisa bisa mengundangnya dari lirik lagu,
menonton film, bersantai di taman, berbicara dengan orang lain, kisah-kisah,
patah hati, bahagia, impian, cita-cita, target, dan segala hal. Ya, segala hal.
Memang lucu, tapi saya pernah mendapatkan sebuah inspirasi ketika sedang
menggundar kain kotor di kamar mandi.
Inpirasi
itu sangat luar biasa, dia bisa datang hanya dari satu kata saja, bahkan
ada yang datang dari satu tatapan mata saja. Ketika saya melihat seorang
anak kecil yang sedang menangis di atas becak. Ibu dari anak kecil itu berada
disampingnya dan ayahnya yang sedang mengendarai becak tua yang tidak ada
penutup sama sekali padahal saat itu hari sedang hujan. Saya tidak sengaja
menatap mereka dari teras kamar. Anak kecil itu dimarahi habis-habisan oleh
ibunya karena terus-menerus menangis. Seperti tidak ada rasa bersalah dari ibu
itu kalau dia sudah tega membiarkan anaknya kedinginan bermandikan hujan. Sebuah
kejadian yang membuat saya marah, dan inspirasi itu tiba-tiba menyusup ke
pikiran saya. Apa inspirasi itu? “membuatkan sebuah cerpen tentang anak itu”. Dan
parahnya sampai sekarang belum terbuat.
Inpirasi
tak hanya sulit ditebak, dia juga sulit untuk ditangkap untuk digunakan secara
bijak. Ketika saya banjir akan inspirasi, dan sialnya saya kebingungan
bagaimana cara menggunakannya. Ya terpaksa saya simpan dulu. Dan mulai menulis
dikala waktu sunyi, segar, dan tenang. Waktu pagi selepas shubuh, itulah moment
dimana saya selalu bisa menggunakan inpirasi yang saya tangkap. Tergantung apakah
saya membuat cerpen, puisi, kata-kata ataupun ide-ide.
Hal
terpenting setelah kita memanfaatkan inspirasi adalah kita juga harus yakin
dengan karya yang kita ciptakan dari inspirasi tersebut. terserah bagamana
hasilnya. Apapun itu, karya yang kita ciptakan adalah sebuah harga yang takkan
ternilai harganya. Sangat mahal sekali. Dan itu hanya kita yang bisa ciptakan. Dan
selamanya kitalah yang bisa menciptakannya dan kemudian kita bagi-bagi dengan
yang lain sehingga yang lain juga kecipratan manfaatnya. Bahkan dari hasil satu
inspirasi yang kita ciptakan, bisa mendatangkan inspirasi baru bagi orang lain
dan begitu seterusnya.

Comments
Post a Comment